Senin, 22 November 2010

Rumahku, Keluargaku, Surgaku

Setelah 2 bulan merasakan 'penyiksaan' yang selalu saya coba untuk menikmatinya, akhirnya saya pulang ke rumah, tempat tinggal yang paling nyaman, tenang dan indah. zona yang paling nyaman yang saya miliki. 9 hari disana cukup membuat saya lebih tenang, walau kerjaan saya hanya diam di rumah, bersih-bersih sebisanya, dan ngobrol serta bermain bersama keluarga.
Saya merupakan tipe orang yang tidak suka keluyuran, rumah keluarga saya sungguh terlalu sayang apabila harus terus ditinggalkan. Kenyamanan yang tiada tara yang dimiliki oleh rumah saya, belum ada yang bisa menandinginya.
kemarin saya rutin pergi ke villa keluarga yang kami sebut Joglo. Joglo ini bukan rumah adat, kami menyebutnya Joglo karena villa tersebut dibangun di daerah Joglo, Pameungpeuk-Garut.






















Saat ini, saya ingin selalu bersama mereka semua di kediaman kami. Saya tidak ingin terus-terusan meninggalkan indahnya kebersamaan bersama keluarga.

1 komentar:

  1. like this.. :)
    jadi kangen tempat kelahiran ne.. :p

    BalasHapus